Fiqh Puasa

April 20, 2020 Forum Tarbiyah 0 Komentar



Notulensi Kajian Daring Pra-Ramadhan FOTAR

Tema : Fiqh Puasa
Pemateri : Ustadz Muhammad Azzam
Tanggal : 19 April 2020
Pukul : 14.30-16.30 MYT
Tempat : Aplikasi Zoom

Beribadah perlu ilmu, tidak hanya sekadar sah tapi juga diterima oleh Allah SWT

Sejarah Syariat Puasa :

1. Allah menurunkan syariat puasa pada tahun ke-2 bulan Sya’ban (ketika sudah di Madinah). Dan para sahabat berpuasa pada saat perang badar.
2. Rasulullah menjalankan puasa Ramadhan sebanyak 9 kali dalam hidupnya

Fiqh Puasa :

A. Pengertian
Bahasa : Al imsak (menahan)
Istilah: Menahan diri dari makan, minum, bersetubuh, dan hal-hal yang mebatalkan puasa dari terbitnya fajar sampai tenggelam matahari dengan niat ibadah.

B. Siapa yang wajib puasa : 
Muslim
Baligh (perempuan maupun laki laki)
Berakal (tidak gila dan sadar)
Mampu melaksanakannya 
 Muqim, orang yang menetap di suatu tempat
(jika musafir, orang yang sedang dalam perjalanan, maka tidak wajib baginya berpuasa, namun apabila ia berpuasa, maka puasanya sah)
Bebas dari penghalang (yakni tidak sedang haid ataupun nifas)

C. Rukun Puasa
1. Niat menahan diri dari hal yang membatalkan 
2. Menentukan awal bulan

D. Menentukan awal bulan
1. Melihat bulan sabit (hilal) Ramadhan, atau
2. Membulatkan bulan sya’ban 30 hari

E. Syarat sah puasa : 
1. Adanya niat, pendapat ‘ulama:
a. Boleh berniat untuk melakukan puasa selama seluruh ( 1 bulan Ramadhan)
b. Jumhur ‘ulama (niat pada setiap malam sehari sebelum puasa)
2. Muslim
3. Suci dari haid dan nifas
4. Berpuasa dihari-hari yang diperbolehkan untuk berpuasa

F. Hal yang membatalkan puasa
1. Makan, minum (yang disengaja)
2. Hubungan seksual pada siang Ramadhan (batal + kafarat)
Kafaratnya 1 dari 3:
a. Membebaskan seorang hamba sahaya
b. Puasa dua bulan berturut-turut, atau
c. Memberi makan fakir miskin
3. Muntah dengan sengaja
4. Merubah niat (contohnya niat untuk mau batal puasa walaupun tidak jadi makan / minum)
5. Murtad
6. Keluar mani dengan sengaja (sengaja masturbasi) batal puasa = ganti tanpa kafarat. Tidak sengaja, tidak membatalkan puasa
7. Haid ataupu nifas

G. Yang tidak membatalkan puasa
1. Makan atau  minum karena lupa, maka tidak batal. Wajib berhenti saat ingat ataupun ada yang mengingatkan
2. Keluarnya mani tanpa sengaja
3. Bekam
4. Bersiwak atau sikat gigi (makruh : meskipun tidak kemakan dan demi menjaga kebersihan tidak ada larangan sama sekali) tidak membatalkan dan tidak juga dilarang 
5. Kumur-kumur, istinsyaq selama tidak ada cairan yang masuk ke perut maka tidak membatalkan puasa
6. Mandi/ berenang (tidak batal selama tidak meminum airnya)
7. Kemasukan asap atau debu (Rokok? Batal karena asap roko mengandung zat zat e.g nikotin yang masuk kedalam tubuh)
8. Obat tetes mata (tidak batal/ karena tidak masuk kedalam perut)
9. Suntik (jika tidak memperkuat diri/suplemen tidak batal. e.g ; obat). Berbeda dengan infus, dia membatalkan karena maqasid dari salah satu tujuan puasa adala (menghilangkan rasa lapar.

H. Yang boleh membatalkan puasa (tidak berdosa)
1. Safar/ perjalanan : jarak 47 mil/89 km
2. Sakit yang mempengaruhi ketahanan puasanya (kalo kepentok doang, ngga termasuk)
3. Hamil dan menyusui. Ada dua pendapat:
a. Karena kecemasan terhadap diri dan bayinya maka dia hanya mengqadha hari dimana dia tidak berpuasa
b. Kecemasan hanya terhadap anak maka dia harus mengqodho dan membayar fidyah
4. Kondisi laper yang bikin sekarat
5. Dipaksa untuk membatalkan puasa (wajib ganti) contoh : keharusan mengkonsumsi obat
6. Pekerja berat (yang membuat tidak mampu puasa) / wajib ganti.

I. Tradisi puasa (tradisi menjadi terlarang ketika mengandung unsur maksiat, contoh: musyrik/ikhtilat, dll.)
1. Wajib ziarah kubur? Boleh dilaksanakan sebagai bentuk zikrul maut tapi tidak diwajibkan (kalua mewajibkan maka jatuhnya jadi dosa)
2. Mandi besar (balimau di sumatera barat) untuk mensucikan dirinya. Tidak dilarang oleh syariat tapi bukan sebuah kewajiban.
3. Puasa sehari/dua hari sebelu Ramadhan untuk berjaga-jaga (dilarang puasa) 
4. Ramadhan menjadi bulan ibadah (orang orang cuma ibadah selama Ramadhan saja tidak dibenarkan karena Ramadhan justru sebagai bulan latihan untuk istiqamah ibadah setelah Ramadhan)
5. Jangan menghabiskan malam Ramadhan dengan kegiatan yang tidak bermanfaat 
6. Berlebih-lebihan dalam makan dan minum (makan sampai kekenyangan saat berbuka: mudharatnya jadi mengantuk untuk shalat malam)
7. Sahur sangat dianjurkan karena mendatangkan barakah walaupun bisa puasa tanpa sahur tetap dianjurkan untuk sahur

J. FAQ Puasa

1. kapan berhenti makan sahur?
Mengetahui dengan jelas masuknya waktu fajar (walaupun belum adzan). Saat imsak sudah harus berhati-hati karena udah mulai masuk fajr. 10 menit sebelum azan dianjurkan untuk berenti makan shahur.

2. Lagi makan tiba tiba azan?
Segera berhenti makan

3. kondisi junub?
Boleh makan sahur terlebih dahulu kemudian mandi setelah adzan subuh sebelum melaksanakan shalat subuh.

4. Bagaimana hukum membatalkan puasa dengan sengaja?
Merupakan salah satu dosa besar dan tidak tidak bisa diganti walaupun dengan puasa satu tahun.

5. Istihadah (darah penyakit selain darah haid)
Wanita yang mengetahu siklus haidnya (jadi tahu mana darah istihadhah/haid). Apabila istihadhah maka wajib untuk tetap berpuasa, jika tidak mengetahu siklus haidnya, bedakan dengan jenis darahnya yang keluar

6. Kapan waktu mengganti puasa? 
Dilaksanakan pada bulan-bulan sebelum Ramadhan)
Jika tidak mampu mengganti dalam rentang waktu setahun boleh ganti dengan fidyah 

7. Meninggal sebelum qadha puasa?
Dua pendapat ulama :
1. Dibayarkan fidyahnya
2. Dalil lebih shahih : kewajiban qadhanya digantikan / dibagikan kepada ahli warisnya

8. Bagaimana jika lupa jumlah hari yg ditinggalkan?
Ambil yang pasti dan yang lebih banyak, tidak mungkin lebih dari 30 hari

9. Melakukan operasi saat sedang berpuasa?
Anastesi (tidak sadar) = membatalkan
Jika operasi tidak membuat hilang kesadaran, makan diperbolehkan.

10. Transfusi darah?
Makruh jika memudharatkan yg mendonor 
Dalam kondisi darurat diperbolehkan
Imam qardhawi : infus tidak batal karena tidak melalui tenggorokan

11. Hukum melakukan hubungan sexual selama siang hari bulan ramdhan?
Batal dan kafaratnya besar
Menyentuh pasangan diperbolehkan jika tidak menimbulkan syahwat. 
Hindari hal hal yg memancing syahwat

12. Bolehkan mencicipi masakan saat berpuasa?
Pastikan tidak melalu rongga perut dan tidak tertelan. Langsung kumur-kumur

13. Bagaimana hukum membayar puasa sehari/dua hari sebelum Ramadhan?
Puasa qadha sehari/dua hari sebelum Ramadhan diperbolehkan, tapi puasa sunnah tidak diperbolehkan.

14. Bagaimana jika tidak sempat ganti puasa sampai bertemu dengan ramadhan berikutnya?
Mengganti setelah Ramadhan dan plus bayar fidyah

15. Puasa Syawal dulu atau qadha dulu?
a. Puasa syawal waktunya terbatas sedangkan puasa ganti waktunya lebih luas
b. Idealnya mengganti yg wajib dulu baru puasa sunnah setelahnya
    Tapi jika tidak mampu (waktunya mepet) boleh puasa syawal dulu.

16. Batasan Jumlah rakaat solat tarawih?
Tidak ada Batasan khusus, boleh dilakukan berapa rakaat. (yang penting berkualitas)

K. Tips maksimal ibadah selama masa PKP

a. Pergi ke surau yang masih bisa digunakan
b. Membuat suatu tempat di rumah/asrama kita sebagai masjid (tempat khusus untuk ibadah)
c. Membuat kesepakatan (contoh : area ibadah adalah area bebas gadget)
d. Membuat target ibadah/amal. Bukan tentang banyaknya tapi juga kualitas ibadah.
e. Membuat tim untuk beribadah bersama-sama.
f. Melakukan evaluasi amalan dan ibadah (mutabaah)
h. Perempuan yang haid tidak boleh tilawah bisa mendengarkan murratal dan berzikir.
g. Skip atau menghilangkan kegiatan harian yang berpotensi menurunkan kualitas ibadah kita selama Ramadhan (music, menonton, makan yang berlebihan)
h. Shalat sunnah lebih panjang dengan sambil melakukan tilawah al-Quran dalam shalat.
i. Ikut kajian online, diskusi, dan membaca buku.

L. Zakat Firah
Hukum : wajib bagi yang bernafas selama bulan Ramadhan dan memiliki makanan pada hari itu.
Apabila belum memiliki penghasilan, boleh dibayarkan oleh orang tua.


Notulis : Keisya Azizah Khairunnisa

Notulensi Kajian Daring Pra-Ramadhan FOTAR Tema : Fiqh Puasa Pemateri : Ustadz Muhammad Azzam Tanggal : 19 April 2020 Pu...

0 Komentar: