Perkenalan yang Haqiqi

Januari 24, 2018 Forum Tarbiyah 0 Komentar


Related image
Gambar : commons.wikimedia.org
Suatu pagi di kampus ku IIUM tepatnya pada tanggal 8 januari 2018 jam 8.50. Mama mengabarkanku untuk pulang ke Batam karna harus menjaga nenek. Sejujurnya, aku seneng tapi juga bingung mendengar kabar itu. Seneng karena akan pulang, namun bingung karena aku tidak memiliki uang sebanyak RM 200, yang digunakan sebagai ongkos pulang. Mau minta ke orangtua? Tapi...ga secepet itu sob...karena…

Sedari dulu…. mama mengajarkanku, kalo minta apa-apa jangan sama papa mama tetapi minta dulu sama Allah. Makanya, aku jadi mager kalo mau minta sama mama hehe. Pasti mama bilangnya “solat”. Setelah agak lama, baru dikasih atau Allah kasih dengan caraNya. Karena ke-mager-an itulah, aku harus usaha dulu dengan minta sama Allah. Terimakasih ma,pa telah mendidikku seperti ini. (Yuks sobat, hadiahkan Al fatihah untuk semua orangtua kita)

Jam menunjukkan pukul  9.00 sedangkan pukul 10 aku harus otw dari kampus ke pelabuhan Johor. Lalu aku mikir, gimana ya mau dapetin uang sebanyak RM 200 dalam waktu kurang dari setengah jam? Alhamdulillah, aku ingat cara mama papa yaitu “Bilang ke Allah”

Oke. jam 9 waktu dhuha, maka akupun sholat. Selesai sholat, aku bilang sama Allah: “Yaa Allah, tolong aku ini yang mau ke batam, kira-kira aku perlu RM 200. Beneran deh yaaAllah, aku ngga mau banget mohon-mohon sama manusia. Mohon-mohonnya sama Allah aja ya…dsb” Setelah itu, aku packing. Pede aja gitu. Tapi sebetulnya sambil berbisik dalem hati “Yaa Allah, uangnya gimana ya?”hehe. Qadarullah, cara usahaku (ikhtiar) adalah bertanya. Ya, aku bertanya kepada kaka roomate-ku. 

“Kak, Kakak tau ngga Ka, anak indonesia ada ngga ya Kak yang bisa minjemin uang?”
“Emang siapa yang lagi mau minjem uang Dek?”
“Aku sendiri Kak, insyaAllah pas aku kesini lagi tanggal 15 januari, uangnya dganti Kak”
*beliau ke kamarnya dan mengambil amplop* “Dek, ini aku ada tabungan, gunain dulu aja ya”
Singkat cerita, RM 200 pun ada ditanganku. Bahkan lebih dari RM 200. Allahuakbar.

Dari kisah ini, mudah-mudahan dapat menambah keyakinan kita kepada Allah SWT. 
Nah sobat-sobat... siapa yang mau beasiswa, exchange keluar negri, mau punya bisnis?  Jom! minta ke Allah.  Punya masalah sama temen, organisasi, masalah apapun? Bilang ke Allah. Mau berubah? Bilang ke Allah. Semuamuanya bilang ke Allah. Berdoalah dengan penuh keyakinan dan bergantung FULL kepada Allah. Berdoalah dengan menghilangkan rasa bergantung kepada manusia, uang atau yang lainnya. Itu rumus doa.

Jadi, kalo masalah menghampiri kita bisa tenang, karena kita kenal sama Allah. Allah lebih besar dari masalah kita. Allah yang ngasi masalah, Allah juga yang punya solusinya. Kalo kita mengutamakan doa disetiap apa yang kita inginkan, insyaAllah  jalan ikhtiar, solusi dan semuanya akan lebih indah nan berkah.

Dulu aku berfikir “Palingan doa yang akan terkabul hanya doa dari orang yang soleh dan baik saja. Aku malu mau doa” tapi ternyata aku salah. Allah itu baik banget. Gak mandang siapa yang berdoa. Karena Allah pasti mengabulkan doa kita. Seperti sabda Rasulullah SAW dalam HR.Ahmad 11302. Cara Allah mengabulkan doa ialah dengan salah satu dari 3 cara, yaitu: 1) Allah mengabulkan doa kita langsung di dunia 2) Allah menunda sampai waktu yang tepat/menyimpan doanya untuk kita di akhirat 3) Allah mengganti doa kita dengan ganti yang lebih baik. Alhamdulillah, ga rugi kan berdoa kepada Allah?

Bismillah, kuy sama-sama mengenal Allah lebih dekat! Karena itulah perkenalan yang HQQ 

Wallahua’lam bisshowab


Penulis : Nabilla Gita Forenza

Gambar : commons.wikimedia.org Suatu pagi di kampus ku IIUM tepatnya pada tanggal 8 januari 2018 jam 8.50. Mama mengabarkanku untuk p...

0 Komentar: