Teman Hidup

November 29, 2017 Forum Tarbiyah 0 Komentar

Gambar : yovizag.com

Pada hakikatnya manusia adalah makhluk sosial. Setiap individu sangat membutuhkan kehadiran orang lain untuk menyambung kehidupan sehari-hari. Kecil kemungkinan seorang manusia untuk tidak berhubungan dengan orang lain. 

Kesendirian merupakan sesuatu yang sangat berbahaya. Seseorang yang sedang sendirian akan mudah terpicu untuk melakukan kemaksiatan. Kecenderungan melakukan maksiat sangat besar ketika seorang diri dibandingkan saat bersama orang lain. Karena tidak ada yang mengingatkan kita kalau sesuatu itu salah, dan mengajak kita kepada kebenaran. Allah berfirman:

“Sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.” (QS: Al ‘Asr 2-3) 

Dewasa kini, banyak sekali masalah sosial yang menimpa umat Islam. Baik individu maupun melibatkan kelompok tertentu. Sebagai seorang Muslim sudah seharusnya kita memilih lingkungan yang kondusif dalam arti lingkungan yang menyeru kepada kebaikan, bukan sebaliknya. Karena seiring berjalannya waktu, masalah – masalah yang dihadapi semakin rumit dan kompleks. 

Kepribadian seseorang atau individu sedikit banyak selaras dengan lingkungan sekitarnya. Apabila dalam lingkungannya terdapat orang- orang soleh yang selalu mengajak kepada kebaikan maka secara alami individu tersebut akan tergugah atau terketuk hatinya untuk mengarah kepada kebaikan. Minimal menjadi satu komunitas yang baik dan menjauh dari kemaksiatan. Dan hal ini berlaku sebaliknya dengan konsekuensi yang berbeda.

Setiap individu pasti memiliki sekumpulan atau seorang teman dalam hidupnya. Teman merupakan salah satu aspek penentu kepribadian seseorang. Apabila temannya itu adalah seorang yang sangat cerdas dalam hal akademik misalnya, maka setidaknya dia akan dibantu setiap kali mendapatkan kesulitan dalam belajar. Ketika seorang Muslim mendapatkan teman yang sholeh, sekurang-kurangnya  ia akan menasihati, mengajak menjauhi hal yang dilarang oleh Allah dan saling mendoakan satu sama lain sehingga mereka menjadi sebuah kumpulan yang baik. 

Maka dari itu pastikan kita memliki teman yang dapat mengajak kita ke surga di akhirat kelak. pastikan teman-teman di kantor kita adalah teman yang selalu mengingatkan akan kewajiban kita sebagai Muslim. Pastikan teman hidup kita di rumah adalah pasangan hidup yang mampu mengingatkan kita disaat kita tengah futhur. Sudahkah kita memiliki teman yang seperti itu? Kalau belum, segeralah cari selama kita masih hidup, karena setelah kematian tiada lagi yang mampu menolong diri kita selain kita sendiri. Oleh karena itu mencari teman adalah salah satu yang akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah.

“Serigala akan memangsa domba – domba yang yang lepas dari kawanannya. Domba yang lepas dari kawananya itu akan menjadi santapan empuk untuk para pemangsa.”

Akan tetapi ada yang perlu diingat bahwa ketika kita bergabung kepada salah satu kelompok tertentu, janganlah serta merta kita menjelekkan kelompok lain dengan alasan kelompok kita yang paling benar. Jangan mudah mengkafir-kafirkan seseorang atau kelompok tertentu sebelum kita bertabayyun (periksa) kembali. 

Sebagai Muslim, kita tidak diwajibkan untuk menjadi seorang ustadz ataupun penceramah kepada khalayak ramai untuk menyeru kepada kebaikan. Namun bukan berarti tugas kita untuk menyerukan  kebaikan dan melawan kemungkaran terlepas begitu saja. Karna apapun profesi kita, baik itu pelajar, guru, pegawai kantor, ibu rumah tangga dan sebagainya, kewajiban kita untuk menyerukan  kebaikan dan melawan kemungkaran tetap ada. Perbanyak doa untuk setiap saudara kita agar setiap hati kita terpaut satu sama lain sehingga Allah memberi syafaat kepada kita melalui teman-teman kita yang sholeh.

“Bukan diri kita yang hebat, tetapi Allah yang memudahkan urusan kita. Bukan pula diri kita yang baik, tapi Allah lah yang menutub aib-aib kita. Lantas apa yang perlu kita sombongkan?”

Penulis: Tsabat Rabbani


Gambar : yovizag.com Pada hakikatnya manusia adalah makhluk sosial. Setiap individu sangat membutuhkan kehadiran orang lain untuk men...

0 Komentar: