Allah Itu Dekat

Juli 17, 2017 Forum Tarbiyah 1 Komentar

Gambar: kisahikmah.com

Secara tidak sadar, hati kita sering berbisik tentang Dia. Dia yang tak terlihat oleh mata, tak bisa diraba oleh tangan, bahkan suara-Nya saja tak dapat didengar oleh telinga. Kewujudan-Nya yang tak terlihat oleh pandangan membuat hati-hati kita ragu akan keberadaan-Nya. Padahal apa yang ada dilangit dan dibumi adalah bukti kekuasaan-Nya yang tak dapat dibantah kebenaran kewujudan-Nya. Bahwasanya Dia wujud, Dia ada, dan bahkan Dia dekat. 
Dalam surah Al- Baqarah ayat 186 Allah berfirman: 

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada- Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”

Begitu jelas makna tutur kata-Nya dalam Al-Quran bahwa Allah itu dekat dengan kita. Tapi mengapa kita masih ragu untuk meminta pertolongan-Nya? Mengapa kita masih berlari untuk meminta pertolongan dan berharap kepada selain-Nya? Bukankah Dia adalah pemberi harapan yang pasti? Mengapa kita meminta kepada yang tidak pasti? Mengapa kita takut dengan segala ujian yang menimpa kita? Mengapa kita harus takut sedangkan kita memiliki Allah sang pencipta. Dia Maha segalanya, Maha mengetahui yang tersembunyi, Maha mendengar segala rintihan hamba-Nya, Maha Pemurah dan Maha Penyayang. Maka berdoalah dengan sungguh-sungguh apa jua yang kau pinta, dan yakinlah rabb-Mu mendegar segala rintihan mu. 

Terkadang sudah begitu lama sebuah harapan dan keinginan agar segera terwujudkan, waktu terus menanti dan menanti, namun tak jua impian itu datang. Sampai terkadang keputusasa'an itu menghampiri kita dalam senyap. Sehingga kita hidup dalam ratusan pertanyaan yang kenapa dan kenapa doaku tidak didengar? Kenapa ya Rabb engkau tidak mengabulkan permintaanku? Kenapa aku yang bernasib begini dan kenapa bukan orang lain? Mengapa hidup ini tidak adil ya Rabb? Banyak pertayaan terkadang terlintas dibenak kita secara tidak kita sadari. Apalagi disaat sebuah ujian menyapa kita, banyak hal-hal yang tak pernah terfikir menjadi terfikir, tanpa mengikhlaskan hati dan mengingat bahwa ujian adalah bentuk kasih sayangnya Allah kepada kita. Hanya saja Allah cemburu kepada kita sehingga Ia ingin memanggil kita kembali untuk bermesra dengan-Nya. 

Maka dari itu, ada satu hal yang sangat berharga di dunia ini yang jika kamu mendapatkannya maka itu lebih berharga dari segala hal, Semua beban dan keinginan akan baik-baik saja jika kamu memiliki yang satu ini, dan itu adalah kedekatanmu kepada Rabbmu, hubunganmu dengan-Nya. Jika kamu dekat dengan-Nya maka semua kesusahan menjadi mudah, semua yang kau cita-citakan tercapai dan kalaupun pun tidak, maka ketahuilah Allah sedang menyiapkan sesuatu yang lebih baik bagimu.  Maka kita berdoa lah dan bersabarlah karena dalam firman-Nya Allah berkata: 

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.”  (Qs.Al-Baqarah:216).

Hikmah nya, periksa kembali hubungan kita dengan Sang pencipta kita. Jika kita jauh mendekatlah, jika kita lalai maka bangunlah dan bermesralah kembali dengan-Nya. Jika kita sibuk maka ingatlah bahwa tanpa-Nya kita tidak memiliki apa-apa. Seperti apa yang telah kita dapatkan hari ini karena kita adalah hamba yang terlahir tanpa membawa apa-apa. Maka dari itu, perbaikilah hubungan kita dengan Allah agar semua urusan dunia dan akhirat kita  Allah permudahkan. Wallahu a'lam. 


Penulis : Yuliyanti

Gambar: kisahikmah.com Secara tidak sadar, hati kita sering berbisik tentang Dia. Dia yang tak terlihat oleh mata, tak bisa diraba ol...

1 komentar: