Tapi, Al-Qur’an-lah Yang Menjaga Kita

April 12, 2017 Forum Tarbiyah 1 Komentar

Gambar : independent.co.uk

Satu-satunya cara yang paling indah, paling dahsyat dan paling agung agar ruh terhubung dengan Sang Pencipta adalah Al-qur’an. Dengan Al-qur’an yang mengisi dadanya, Allah-lah yang memberi kekuatan kepada ruhnya. Jika ruh itu kuat, maka dia bukan hanya bisa memikul ujian-ujian yang ditimpakan pada dirinya saja, tapi dia bisa memikul ujian-ujian yang lebih besar daripada itu, ia mampu memikul ujian yang ditimpakan pada keluargnya, kepada saudaranya, kepada negaranya, bahkan ia mampu memikul ujian yang melampaui batas waktu dan usianya.
Kekuatan dari Allah tidak mesti selalu identik dengan kekuatan secara fisik. Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik, misalnya, seorang khalifah daulah Bani Umayyah yang dalam literatur-literatur sejarah digambarkan sebagai seorang yang sangat kuat fisiknya, tapi terhadap Hajjaj bin Yusuf Ast-Tsaqofi, kepada Khalid bin Abdillah Al-Qasri, dua orang gubernur yang menyelewang pada masa pemerintahannya, ia gemetar. Bahkan ia tidak mempunyai nyali untuk menegur bawahannya.
Beda dengan adik iparnya, Umar bin Abdul Aziz, yang sudah kurus dan ringkih. Setelah khalifah Al-Walid meninggal dunia, dan beliau diangkat menjadi khalifah berikutnya, beliau menulis surat kepada Khalid bin Abdillah Al-Qasri (karena Hajjaj bin Yusuf juga sudah meninggal) “Jika Paman menerima surat ini, ikatlah tangan paman dengan rantai, jalan kakilah dari Makkah ke Damaskus, mintalah para pengawal untuk mengawal Paman, aku menunggu kedatangan Paman, sebab ada ribuan orang yang telah Paman dzalimi menunggu Paman disini.

Khalid menerima surat dari Umar bin Abdul Aziz dengan tangan gemetar, lalu mengikat sendiri tangannya, sesampainya di Damaskus bertemu dengan Umar, sang Khalifah berkata “Paman, masuklah paman kedalam penjara, tunggu disana, sampai saya hadirkan orang-orang yang punya hak untuk menuntut Paman.” Khalid yang dulu berani menghardik Al-Walid, tapi dibawah Umar bin Abdul Aziz yang secara usia jauh dibawah dia, ia siap, tak berkutik. Kekuatan dari Allah. Kekuatan taqwa, dan ketaqwaan itu dijaga dengan al-qur’an.    
***
Saat orang-orang berkata, “oh, si Fulan hafidz (penghafal/ penjaga) al- qur’an”. بل القرآن يحفظه, kata Hasan Al-Basri, tapi al-qur’an lah yang menjaganya, Al-qur’an-lah yang menjaga kita.
 ***
اللهم علمنا منه ما جهلنا وذكرنا منه ما نسينا
Ya Allah, ajarkan kepada kami apa-apa yang kami belum tahu dari Al-Qur’an, dan ingatkan kami apa-apa yang kami lupa dari Al-Qur’an.  Wallahu’alam.

 Penulis : Qoriatul Hasanah

Gambar : independent.co.uk Satu-satunya cara yang paling indah, paling dahsyat dan paling agung agar ruh terhubung dengan Sang Penci...

1 komentar: